ANALISIS MOTIF DAN NILAI FILOSOFIS DALAM ANYAMAN KAMBUIK PAYAKUMBUH
Keywords:
Anyaman Kambuik, Motif, Budaya, PayakumbuhAbstract
Penelitian ini mengeksplorasi motif serta nilai filosofis yang terkandung dalam anyaman kambuik Payakumbuh sebagai salah satu bentuk kriya tradisional Minangkabau yang diwariskan secara turun-temurun. Anyaman kambuik tidak hanya berfungsi sebagai benda utiliter maupun dekoratif, tetapi juga memuat simbol-simbol budaya yang merefleksikan pandangan hidup masyarakat setempat. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi literatur, observasi visual terhadap berbagai bentuk anyaman, serta wawancara dengan para pengrajin. Hasil kajian menunjukkan bahwa motif-motif seperti pucuak rabuang, kaluak paku, sirangkak, sikambang manih, dan saluak lado bukan sekadar unsur estetis, melainkan juga representasi nilai moral, sosial, dan kearifan lokal yang berpijak pada filosofi alam takambang jadi guru. Setiap motif menyimpan pesan yang mencerminkan karakter, etika, dan identitas budaya masyarakat Payakumbuh. Dengan demikian, keindahan anyaman kambuik tidak hanya terwujud melalui bentuk visualnya, tetapi juga melalui nilai filosofis yang menguatkan posisinya sebagai warisan budaya yang patut dijaga dan dilestarikan.



