MAKNA SIMBOLIS TANJAK DALAM BUDAYA MELAYU RIAU
Keywords:
Tanjak, Budaya Melayu Riau, Simbolisme, Identitas Budaya, Nilai Filosofis, Warisan Budaya, ModernisasiAbstract
Penelitian ini membahas makna simbolis tanjak dalam budaya Melayu Riau sebagai bagian dari warisan budaya yang memiliki makna sejarah, estetika, dan filosofis yang dalam. Tanjak tidak hanya digunakan sebagai penutup kepala yang biasa saja, tetapi juga sebagai simbol identitas, martabat, dan rasa hormat terhadap lelaki Melayu. Setiap cara melipat, bentuk motif, dan cara memakai tanjak memiliki makna tersendiri yang mencerminkan tingkat sosial dan nilai-nilai dalam kehidupan seperti ketangguhan, rasa hormat, serta tanggung jawab. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan mendapatkan data melalui wawancara, pengamatan langsung, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanjak adalah simbol budaya penting yang menunjukkan asal-usul wilayah serta posisi sosial dalam masyarakat Melayu. Namun, makna filosofis tanjak mulai berkurang di kalangan generasi muda karena pengaruh modernisasi. Penelitian ini juga menekankan perlunya menjaga dan melindungi tanjak agar nilai-nilai budaya yang tinggi tetap terjaga dan dapat diwariskan kepada generasi mendatang dalam konteks budaya dan sosial Melayu Riau.



