Peran Alpha-1 Antitripsin pada Penderita Penyakit Paru Obstruksi Kronik Ditinjau dari Segi Kedokteran dan Islam

Authors

  • Novi Septiani Universitas Yarsi

Keywords:

Alpha-1 Antitripsin, Penyakit Paru Obstruksi Kronik (PPOK), Kedokteran, Perspektif Islam, Etika Kesehatan

Abstract

Penyakit Paru Obstruksi Kronik (PPOK) adalah suatu penyakit paru kronik yang ditandai oleh adanya hambatan aliran udara di saluran napas yang tidak sepenuhnya reversibel. Adapun faktor pencetus terjadinya PPOK yaitu gen alpha-1 antitripsin (AAT), merokok dan polusi udara. Tujuan umum penulisan skripsi ini untuk mengetahui peran AAT pada penyakit paru obstruksi kronik ditinjau dari segi kedokteran dan Islam. Adapun tujuan khususnya untuk mengetahui pandangan kedokteran mengenai PPOK, peran AAT pada penderita PPOK, cara mendiagnosis defisiensi AAT, pandangan Islam mengenai rokok sebagai salah satu faktor pencetus PPOK dan pandangan Islam mengenai gen AAT. AAT memiliki fungsi untuk melindungi paru dari peradangan, tetapi di sisi lain gen AAT tersebut memiliki dampak negatif jika dipengaruhi oleh salah satu faktor pencetus yaitu rokok. Menurut pandangan Islam, mengingat dapak negatif yang ditimbulkan rokok sebagai salah satu faktor pencetus PPOK, maka rokok sangatlah dilarang dalam Islam. Allah SWT mengharamkan sesuatu yang dapat merugikan kesehatan diri sendiri dan orang lain. Allah SWT menciptakan segala sesuatu tidak ada yang sia-sia, sesuai dengan penelitian ini, dapat dibuktikan bahwa gen AAT memiliki pengaruh positif dan di sisi lain memiliki pengaruh negatif, jika dipengaruhi oleh faktor pencetus. Kedokteran dan Islam dalam masalah ini sependapat bahwa gen AAT memiliki fungsi untuk melindungi paru dari peradangan, tetapi di sisi lain gen AAT tersebut memiliki dampak negatif jika di pengaruhi oleh salah satu faktor pencetus, yang dapat menyebabkan terjadinya PPOK. Peran AAT pada penderita PPOK juga termasuk dalam menjaga agama, jiwa, keturunan, harta dan akal. Oleh karena itu gen AAT bermanfaat untuk melindungi paru dari peradangan.

Published

2026-02-24

Issue

Section

Articles